Link Geo sangat baik jika ditampilkan melalui FIREFOX. Anda dapat mendownloadnya di SINI

Buku-buku pilihan


Masukkan Code ini K1-89F7C3-1
untuk berbelanja di KutuKutuBuku.com

Link-Geo Search Engine

Custom Search

Online Indonesian English Dictionary

Jumat, 25 September 2009

Aspek ontologi, epistemologi dan aksiologi dari mata pelajaran Geografi.

Aspek Ontologi Geografi meliputi :

a. Konsep Geografi, secara etimologi berarti ilmu bumi, secara terminologi adalah ilmu yang mempelajari fenomena geosfer dengan sudut pandang kelingkungan, kewilayahan dalam konteks keruangan.

b. Ruang lingkup Geografi adalah aspek alam dan aspek kemanusiaan.

c. Obyek studi, berupa obyek material adalah geosfer meliputi atmosfer, lithosfer, hidrosfer, biosfer dan antroposfer, sedangkan obyek formal berupa analisis keruangan, ekologi dan kewilayahan.

d. Konsep geografi meliputi konsep : lokasi, jarak, keterjangkauan, pola, geomorfologi, aglomerasi, perbedaan wilayah, nilai kegunaan, interaksi dan keterkaitan keruangan.

Jadi bagian ini mencoba menafsirkan alam sebagaimana adanya serta dapat dikembangkan secara realitas yang lebih dalam lagi dan tidak berhenti pada dimensi waktu.


Aspek epistemologi dari Geografi adalah :

Pada dasarnya Geografi mempelajari Geosfer yang terdiri dari lapisan : atmosfer, hidrosfer, biosfer, lithosfer dan antroposfer di bumi. Ke-5 lapisan diatas, masing-masing membahas dan mempelajari tentang arti, jenis, metode/cara, pembagian berdasarkan faktor tertentu, struktur,unsur, hukum, dalil dan terapan. Dan tujuan epistemologi untuk mencari jawab atas pertanyaan dari mana asal-usul alam semesta terjawab pada bagian ini, secara sistematis, empiris dan dapat diuji kebenarannya.

Aspek Aksiologi dari geografi adalah :

Setiap lapisan yang dipelajari dalam geografi baik atmosfer. Hidrosfer, biosfer, lithosfer maupun antroposfer selalu mengandung hakekat nilai/manfaat, meliputi :
  1. Subjektivisme (kegunaannya bagi manusia). Contoh : Seorang geograf ingin menjadikan suatu wilayah tertentu untuk dijadikan sebagai lahan pertanian atau perkebunan, maka terlebih dahulu mengkaji jenis iklimnya, morfologi, kondisi air tanah dan jenis tanah dan tingkat kesuburannya pada suatu wilayah tersebut.
  2. Obyektifisme logis (hasil percobaan, pengukuran, bersifat empiris). Contoh : Ingin melihat pola curah hujan dalam suatu wilayah, seberapa besar kemampuan tanah dalam meneyerap air (infiltrasi) dll.
  3. Jenis nilai etika dan estetika, misalnya jika tidak beretika dalam menggunakan wilayah maka bisa saja terjadi bencana alam seperti banjir, tanah longsor, dll.
Jadi tujuan /manfaat dari segala sesuatu telah terjawab pada bagian ini.

Pay Per Click Indonesia

Adsense Indonesia Bye Myspace Comments
Loading...

Sumber-sumber bacaan dan unduhan

- http://langitselatan.com/, http://www.google.co.id/, http://id.wikipedia.org/wiki/Geografi, http://id.wikipedia.org/wiki/Tornado, http://rachmatwahidi.wordpress.com, http://andimanwno.wordpress.com, http://engineersblogs.blogspot.com, http://geo.ugm.ac.id/archives/100, http://www.e-dukasi.net/ untuk tujuan pembelajaran Geografi di kelas dan umum.

Bagi yang mau Upload File - Share File & Dapet Duit, Klik Banner di bawah